Senin, 04 Maret 2013

DUNIA DI GENGGAMAN, MUNGKINKAH??


Hmm, pertama kali menulis di blog walau sebetulnya sudah sama sekali tidak asing dengan dunia tulis menulis dan perbloggeran (?). Hanya rasa malas yang akhirnya menang dan menyuruh tangan untuk hanya sekedar men-scroll mouse untuk membaca dibanding menulis, dan sekarang, akhirnya dipaksa untuk mencoba menuangkan tulisan-tulisan yang sebenarnya random untuk diperkenalkan ke publik.

Yap, kata-kata random sudah terlihat dari judul nya. Dunia di genggaman? Terdengar meng-exagerated-kan sesuatu atau bahasa kini nya, “LEBAY”. Tapi tunggu, tentu tidak membayangkan dunia yang dihuni sekitar 7 milyar lebih jiwa ada di satu telapak tangan kan (kecuali anda Tuhan, itu beda cerita). Bukan itu. Yang saya maksudkan disini adalah ketika bumi (yang katanya) bulat ini, terdiri dari 6, atau 7, atau mungkin 8 benua (maafkan nilai geografi saya yang terlalu sempurna), ketika kata perbedaan dalam konteks jarak dan waktu bukan lagi masalah dan itu hanya ada di dalam genggaman anda. Benda mungil yang kini sepertinya berhasil menggeser kedudukan pangan di kategori kebutuhan primer (jujur, berapa banyak orang yang rela tidak makan hanya untuk membeli pulsa atau paket internet handphone anda?), benda mungil yang bisa membuat anda yang sudah setengah perjalanan harus kembali ke rumah jika ia ketinggalan, benda yang selalu hadir dengan inovasi baru nya hampir setiap bulan (yang kadang sebetulnya sudah lama ada, hanya diperbaiki sedikit, lalu disebut inovasi baru, yaa tak apalah), bahkan benda yang kini beralih fungsi menjadi sahabat dan teman curhat?

Yap, HANDPHONE, PONSEL, TELEPON GENGGAM, OR ANYTHING YOU NAMED IT!

Tidak bisa dipungkiri, generasi instant yang hidup di bumi ini menuntut efektifitas dan efisiensi yang (kalau bisa) unlimited. Handphone yang sekarang, atau banyak orang menyebutnya smartphone (handphone pintar) hadir dengan tujuan itu, membuat hidup anda, saya, dan kita semua menjadi seefektif dan seefisien mungkin. Tanpa membuang banyak waktu, tanpa harus menempuh jarak jauh, bahkan tanpa anda harus bergeser tempat satu jengkal pun, seluruh kegiatan anda bisa dikoordinir dengan baik. Tidak heran jika banyak (terutama) anak muda sekarang yang lebih memilih menggantungkan hidup pada benda ini dibanding berinteraksi dengan orang lain (Ansos atau Anti Sosial?). ‘Racun’ ini bahkan telah sampai pada anak-anak kecil yang memilih bermain angry bird di iPad nya dibanding harus melakukan aktivitas di luar rumah dan bertemu teman-temannya. Handphone bisa dibilang sudah menjadi sahabat keluarga yang paling dekat  saat ini. Miris, but it’s fact!

Lalu darimanakah handphone dengan segala kecanggihannya atau smartphone ini berasal? Mari mulai mengenal lebih dalam ‘sahabat’ baru kita ini.

Definisi Telepon Genggam

Bagi yang menjawab alat untuk telepon, sms, bbm, chatting, line, facebook, twitter, instagram, email, games, reminder, alarm untuk bangun pagi, atau bahkan alat untuk virtual meeting, itu tidak salah. Sama sekali tidak salah. Tetapi definisi umum dari telepon genggam sendiri adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel/wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access). Terlalu rumit? Intinya, telepon adalah alat komunikasi (seperti telepon anda di rumah/telepon umum anda lihat di jalan). Bedanya adalah alat komunikasi ini tidak memerlukan kabel (dan tidak ada box pastinya), sehingga jauh lebih praktis jika dibawa kemanapun. Ingat, handphone diciptakan dengan tujuan MENCIPTAKAN KEHIDUPAN YANG SEEFEKTIF DAN SEEFISIEN MUNGKIN UNTUK PENGGUNANYA. Jadi, telepon selular memang pada awalnya hanya diciptakan untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain tanpa harus bertemu. Adanya pengembangan yang kita lihat saat ini, semata-mata adalah bagian dari sasaran diatas. Lalu seperti apa handphone zaman dulu? Apakah handphone tipis yang sekarang kita kenal dengan segala kecanggihannya juga mengalami evolusi?

Sejarah Telepon Genggam

Berbagai sumber mengatakan penemu sistem telepon genggam yang pertama adalah Martin Cooper, seorang pekerja di pabrikan Motorola dengan model pertama adalah DynaTAC. Cooper (bersama timnya) menghadapi tantangan bagaimana memasukkan semua material elektronik ke dalam alat yang berukuran kecil tersebut untuk pertama kalinya. Akhirnya sebuah handphone pertama berhasil diselesaikan dengan total bobot seberat dua kilogram. Untuk membuatnya,  Pabrikan Motorola membutuhkan biaya kurang lebih US$1 juta. Pada tahun 1983, telepon genggam portable berharga US$4 ribu (Rp36 juta) setara dengan US$10 ribu (Rp90 juta).

Setelah berhasil memproduksi telepon genggam, tantangan terbesar berikutnya adalah mengadaptasi infrastruktur untuk mendukung sistem komunikasi telepon genggam tersebut dengan menciptakan sistem jaringan yang hanya membutuhkan 3 MHz spektrum, setara dengan lima channel TV yang tersalur ke seluruh dunia.

Tokoh lain yang diketahui sangat berjasa dalam dunia komunikasi selular adalah Amos Joel Jr. yang lahir di Philadelphia, 12 Maret 1918, ia memang diakui dunia sebagai pakar dalam bidang switching. Ia mendapat ijazah bachelor/S1 (1940) dan master/S2 (1942) dalam teknik elektronik dari MIT (Massachusetts Institute of Technology). Tidak lama setelah studi, ia memulai kariernya selama 43 tahun (Juli 1940 - Maret 1983) di Bell Telephone Laboratories, tempat ia menerima lebih dari 70 paten Amerika di bidang telekomunikasi, khususnya di bidang switching. Amos E Joel Jr. membuat sistem penyambung (switching) ponsel dari satu wilayah sel ke wilayah sel yang lain. Switching ini harus bekerja ketika pengguna ponsel bergerak atau berpindah dari satu tempat ke tempat lain sehingga pembicaraan tidak terputus. Awal penemuan Amos Joel Jr. inilah yang berjasa hingga kini dan tidak menyebabkan anda ingin membalik meja ketika pembicaraan sedang penting lalu tiba-tiba terputus.

Generasi 0

Sejarah penemuan ponsel tidak lepas dari perkembangan radio. Awal penemuan ponsel dimulai pada tahun 1921 ketika Departemen Kepolisian Detroit Michigan mencoba menggunakan telepon mobil satu arah. 



Kemudian, pada tahun 1928 Kepolisian Detroit mulai menggunakan radio komunikasi satu arah regular pada semua mobil patroli dengan frekuensi 2 MHz. pada perkembangan selanjutnya, radio komunikasi berkembang menjadi dua arah dengan ‘frequency modulated ’(FM). Tahun 1940, Galvin Manufactory Corporation (sekarang Motorola)mengembangkan portable Handie-talkie SCR536, yang berarti sebuah alat komunikasi di medan perang saat perang dunia II. Masa ini merupakan generasi 0 ponsel atau 0-G, dimana ponsel mulai diperkenalkan.



Setelah mengeluarkan SCR536,kemudian pada tahun 1943 Galvin Manufactory Corporation mengeluarkan kembali partable FM radio dua arah pertama yang diberi nama SCR300 dengan model backpack untuk tentara U.S. Alat ini memiliki berat sekitar 35 pon dan dapat bekerja secara efektif dalam jarak operasi 10 sampai 20 mil.



Sistem ponsel 0-G masih menggunakan sebuah sistem radio VHF untuk menghubungkan telepon secara langsung pada PSTN landline. Kelemahan sistem ini adalah masalah pada jaringan kongesti yang kemudian memunculkan usaha-usaha untuk mengganti sistem ini.
Generasi 0 diakhiri dengan penemuan konsep modern oleh insinyur-insinyur dari Bell Labs pada tahun 1947. Mereka menemukan konsep penggunaan telepon hexagonal sebagai dasar ponsel. Namun, konsep ini baru dikembangkan pada 1960-an.

Generasi I




Ponsel generasi pertama disebut juga 1G. 1-G merupakan ponsel pertama yang sebenarnya. Tahun 1973, Martin Cooper dari Motorola Corp menemukan ponsel pertama dan diperkenalkan kepada public pada 3 April 1973. Ponsel yang ditemukan oleh Cooper memiliki berat 30 ons atau sekitar 800 gram. Penemuan inilah yang telah merubah dunia selamanya. Teknologi yang digunakan 1-G masih bersifat analog dan dikenal dengan istilah AMPS. AMPS menggunakan frekuensi antara 825 Mhz- 894 Mhz dan dioperasikan pada Band 800 Mhz. Karena bersifat analog, maka sistem yang digunakan masih bersifat regional. Salah satu kekurangan generasi 1-G adalah karena ukurannya yang terlalu besar untuk dipegang oleh tangan. Ukuran yang besar ini dikarenakan keperluan tenaga dan performa baterai yang kurang baik. Selain itu generasi 1-G masih memiliki masalah dengan mobilitas pengguna. Pada saat melakukan panggilan, mobilitas pengguna terbatas pada jangkauan area telepon seluler.



Generasi II


Generasi kedua atau 2-G muncul pada sekitar tahun 1990-an. 2G di Amerika sudah menggunakan teknologi CDMA, sedangkan di Eropa menggunakan teknologi GSM. GSM menggunakan frekuensi standar 900 Mhz dan frekuensi 1800 Mhz. Dengan frekuensi tersebut, GSM memiliki kapasitas pelanggan yang lebih besar. Pada generasi 2G sinyal analog sudah diganti dengan sinyal digital. Penggunaan sinyal digital memperlengkapi ponsel dengan pesan suara, panggilan tunggu, dan SMS. Ponsel pada generasi ini juga memiliki ukuran yang lebih kecil dan lebih ringan karena penggunaan teknologi chip digital. Ukuran yang lebih kecil juga dikarenakan kebutuhan tenaga baterai yang lebih kecil. Keunggulan dari generasi 2G adalah ukuran dan berat yang lebih kecil serta sinyal radio yang lebih rendah, sehingga mengurangi efek radiasi yang membahayakan pengguna.



Generasi III


Generasi ini disebut juga 3G yang memungkinkan operator jaringan untuk memberi pengguna mereka jangkauan yang lebih luas, termasuk internet sebaik video call berteknologi tinggi. Dalam 3G terdapat 3 standar untuk dunia telekomunikasi yaitu Enhance Datarates for GSM Evolution (EDGE), Wideband-CDMA, dan CDMA 2000. Kelemahan dari generasi 3G ini adalah biaya yang relater lebih tinggi, dan kurangnya cakupan jaringan karena masih barunya teknologi ini.



Generasi IV




And noooww, about our generation dan tinggalkan masa lalu!!!

Generasi ini disebut juga Fourt Generation (4G). 4G merupakan sistem ponsel yang menawarkan pendekatan baru dan solusi infrstruktur yang mengintegrasikan teknologi wireless yang telah ada termasuk wireless broadband (WiBro), 802.16e, CDMA, wireless LAN, Bluetooth, dlll. sistem 4G berdasarkan heterogenitas jaringan IP yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan beragam sistem kapan saja dan dimana saja. 4G juga memberikan penggunanya kecepatan tinggi, volume tinggi, kualitas baik, jangkauan global, dan fleksibilitas utnuk menjelajahi berbagai teknologi berbeda. Terakhir,4G memberikan pelayanan pengiriman data cepat untuk mengakomodasi berbagai aplikasi multimedia seperti, video conferencing, game on-line, dan lainnya.

Jujur, kita pasti tidak terlalu mengenal evolusi dari ponsel yang sekarang kita kenal. Apa yang paling berubah? Yang paling mudah terlihat tentu saja perubahan fisik, yaitu semakin mengecil ukuran handphone. Dari berat 800 gram, hingga sekarang hanya 70 gram bahkan kurang dari itu. 



Lalu perubahan tentu saja terjadi dalm hal berbagai fitur yang ditambahkan untuk menjamin kemudahan pengguna dalam memakainya. Hingga transformasi handphone menjadi sekarang yang kita kenal. Perlombaan smartphone sungguh menjadi pertarungan seru antara 4 perusahaan raksasa, Nokia, Blackberry, Apple, dan tentu saja Samsung.

Nokia menawarkan Lumia, dengan basis OS Windows 8 hingga memudahkan anda yang sudah terlalu familiar dengan sahabat satu lagi di hidup kita yaitu komputer (saya menyebut Lumia adalah komputer yang dikecilkan). Produk unggulan ini (boleh saya katakan) adalah Nokia Lumia 920.


Untuk Blackberry yang baru saja mengeluarkan Z10 dengan OS bernama Blackberry 10 dengan jaminan kemudahan disana sini hingga jargon blackberry yang kita kenal “sudah lepas baterai hari ini?” dijamin akan hilang.


lalu rising star baru yaitu Samsung. Familiar dengan drama korea? Jika kita melihat drama ini, tidak dipungkiri kesan pertama pasti “ngiklan banget!”. Yap, Samsung berasal dari Korea Selatan dan salah satu cara promosi (dan ternyata sangat ampuh) adalah dengan iklan terselubung di berbagai drama korea yang kini menjamur di seluruh dunia. Tidak heran penjualan Samsung sudah bisa mengungguli ketiga lawannya sebagai smartphone paling laris di dunia. Baru-baru ini dikeluarkan Samsung S III dan akan segera menyusul Samsung S IV. Ponsel ini sedang sangat dipromosikan terselubung hampir di semua drama korea saat ini dengan memperkenalkan fitur keunggulannya. Fitur SmartStay, yaitu tekhnologi yang dapat mendeteksi pandangan mata penggunanya. Jadi ketika anda ngantuk, jangan khawatir, ponsel ini akan meredup dengan otomatis. Lalu tentu fitur S Voice yang tetap dipertahankan. Anda dapat menelepon orang, alarm, hingga mengoperasikan organizer, web, email, bahkan menanyakan cuaca hanya dengan perintah suara, lalu ponsel ini akan langsung bekerja. Bahkan di salah satu drama korea, ponsel ini dapat digunakan untuk mengaktifkan sensor yang ada pada mobil anda. Kecepatan mentransfer data dengan Wi Fi direct juga digadang bisa menembus 300Mbps. Kamera 8 Mega Pixel dalam mengambil 20 jepretan foto dalam waktu singkat, serta berbagai keunggulan lainnya.



dan tentu saja, rival abadi Samsung, IPhone 5, dengan fitur yang lebih disempurnakan dari IPhone 4, seperti kamera 8 Mega Pixel yang dapat mengambil gambar 40% lebih cepat, baterai yang tahan hingga 225 jam standby atau 8 jam jika full digunakan.


Demikian review 'singkat' tentang evolusi ponsel hingga saat ini. Sengaja mereview sedikit mengenai 4 smartphone ter-anyar saat ini, sekedar memberi pacuan semangat untuk bisa memiliki satu atau empat diantaranya :)