Hmm, pertama kali menulis di blog walau sebetulnya sudah sama
sekali tidak asing dengan dunia tulis menulis dan perbloggeran (?). Hanya rasa
malas yang akhirnya menang dan menyuruh tangan untuk hanya sekedar men-scroll mouse untuk membaca dibanding menulis,
dan sekarang, akhirnya dipaksa untuk mencoba menuangkan tulisan-tulisan yang
sebenarnya random untuk diperkenalkan ke publik.
Yap, kata-kata random sudah terlihat dari judul nya. Dunia
di genggaman? Terdengar meng-exagerated-kan sesuatu atau bahasa kini nya, “LEBAY”. Tapi tunggu, tentu tidak
membayangkan dunia yang dihuni sekitar 7 milyar lebih jiwa ada di satu telapak
tangan kan (kecuali anda Tuhan, itu beda cerita). Bukan itu. Yang saya maksudkan
disini adalah ketika bumi (yang katanya) bulat ini, terdiri dari 6, atau 7,
atau mungkin 8 benua (maafkan nilai geografi saya yang terlalu sempurna),
ketika kata perbedaan dalam konteks jarak dan waktu bukan lagi masalah dan itu
hanya ada di dalam genggaman anda. Benda mungil yang kini sepertinya berhasil
menggeser kedudukan pangan di kategori kebutuhan primer (jujur, berapa banyak orang
yang rela tidak makan hanya untuk membeli pulsa atau paket internet handphone anda?), benda mungil yang bisa
membuat anda yang sudah setengah perjalanan harus kembali ke rumah jika ia
ketinggalan, benda yang selalu hadir dengan inovasi baru nya hampir setiap
bulan (yang kadang sebetulnya sudah lama ada, hanya diperbaiki sedikit, lalu
disebut inovasi baru, yaa tak apalah), bahkan benda yang kini beralih fungsi
menjadi sahabat dan teman curhat?
Yap, HANDPHONE, PONSEL, TELEPON GENGGAM, OR ANYTHING YOU NAMED IT!
Tidak bisa dipungkiri, generasi instant yang hidup di bumi ini menuntut efektifitas dan efisiensi
yang (kalau bisa) unlimited. Handphone yang sekarang, atau banyak orang
menyebutnya smartphone (handphone pintar) hadir dengan tujuan itu, membuat
hidup anda, saya, dan kita semua menjadi seefektif dan seefisien mungkin. Tanpa
membuang banyak waktu, tanpa harus menempuh jarak jauh, bahkan tanpa anda harus
bergeser tempat satu jengkal pun, seluruh kegiatan anda bisa dikoordinir dengan
baik. Tidak heran jika banyak (terutama) anak muda sekarang yang lebih memilih menggantungkan
hidup pada benda ini dibanding berinteraksi dengan orang lain (Ansos atau Anti
Sosial?). ‘Racun’ ini bahkan telah sampai pada anak-anak kecil yang memilih
bermain angry bird di iPad nya dibanding harus melakukan aktivitas di luar
rumah dan bertemu teman-temannya. Handphone bisa dibilang sudah menjadi sahabat
keluarga yang paling dekat saat ini. Miris,
but it’s fact!
Lalu darimanakah handphone dengan segala kecanggihannya atau
smartphone ini berasal? Mari mulai mengenal lebih dalam ‘sahabat’ baru kita ini.
Definisi Telepon
Genggam
Bagi yang menjawab alat untuk telepon, sms, bbm, chatting,
line, facebook, twitter, instagram, email, games, reminder, alarm untuk bangun
pagi, atau bahkan alat untuk virtual meeting, itu tidak salah. Sama sekali
tidak salah. Tetapi definisi umum dari telepon genggam sendiri adalah perangkat
telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan
telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel,
mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel
(nirkabel/wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel
yaitu sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA
(Code Division Multiple Access). Terlalu rumit? Intinya, telepon adalah alat
komunikasi (seperti telepon anda di rumah/telepon umum anda lihat di jalan). Bedanya
adalah alat komunikasi ini tidak memerlukan kabel (dan tidak ada box pastinya),
sehingga jauh lebih praktis jika dibawa kemanapun. Ingat, handphone diciptakan
dengan tujuan MENCIPTAKAN KEHIDUPAN YANG SEEFEKTIF DAN SEEFISIEN MUNGKIN UNTUK
PENGGUNANYA. Jadi, telepon selular memang pada awalnya hanya diciptakan untuk
bisa berkomunikasi dengan orang lain tanpa harus bertemu. Adanya pengembangan
yang kita lihat saat ini, semata-mata adalah bagian dari sasaran diatas. Lalu seperti
apa handphone zaman dulu? Apakah handphone tipis yang sekarang kita kenal dengan
segala kecanggihannya juga mengalami evolusi?
Sejarah Telepon Genggam
Berbagai sumber mengatakan penemu sistem telepon genggam yang pertama adalah Martin Cooper,
seorang pekerja di pabrikan Motorola dengan
model pertama adalah DynaTAC. Cooper (bersama timnya) menghadapi tantangan
bagaimana memasukkan semua material elektronik ke dalam alat yang berukuran
kecil tersebut untuk pertama kalinya. Akhirnya sebuah handphone pertama
berhasil diselesaikan dengan total bobot seberat dua kilogram. Untuk
membuatnya, Pabrikan Motorola membutuhkan biaya kurang lebih US$1 juta. Pada
tahun 1983, telepon genggam portable
berharga US$4 ribu (Rp36 juta) setara dengan US$10 ribu (Rp90 juta).
Setelah berhasil memproduksi telepon genggam, tantangan
terbesar berikutnya adalah mengadaptasi infrastruktur untuk mendukung sistem
komunikasi telepon genggam tersebut dengan menciptakan sistem jaringan yang
hanya membutuhkan 3 MHz spektrum, setara dengan lima channel TV yang tersalur
ke seluruh dunia.
Tokoh lain yang diketahui sangat berjasa dalam dunia
komunikasi selular adalah Amos Joel Jr. yang lahir di Philadelphia, 12 Maret
1918, ia memang diakui dunia sebagai pakar dalam bidang switching. Ia mendapat ijazah bachelor/S1 (1940) dan master/S2
(1942) dalam teknik elektronik dari MIT (Massachusetts Institute of Technology). Tidak
lama setelah studi, ia memulai kariernya selama 43 tahun (Juli 1940 - Maret
1983) di Bell Telephone Laboratories, tempat ia menerima lebih dari 70 paten
Amerika di bidang telekomunikasi, khususnya di bidang switching. Amos E Joel Jr.
membuat sistem penyambung (switching)
ponsel dari satu wilayah sel ke wilayah sel yang lain. Switching ini harus bekerja ketika pengguna ponsel bergerak atau
berpindah dari satu tempat ke tempat lain sehingga pembicaraan tidak terputus. Awal
penemuan Amos Joel Jr. inilah yang berjasa hingga kini dan tidak menyebabkan
anda ingin membalik meja ketika pembicaraan sedang penting lalu tiba-tiba
terputus.
Generasi 0
Sejarah penemuan ponsel tidak lepas dari perkembangan radio. Awal penemuan ponsel dimulai pada tahun 1921 ketika Departemen Kepolisian Detroit Michigan mencoba menggunakan telepon mobil satu arah.
Sejarah penemuan ponsel tidak lepas dari perkembangan radio. Awal penemuan ponsel dimulai pada tahun 1921 ketika Departemen Kepolisian Detroit Michigan mencoba menggunakan telepon mobil satu arah.

Kemudian, pada tahun 1928 Kepolisian Detroit mulai menggunakan radio komunikasi satu arah regular pada semua mobil patroli dengan frekuensi 2 MHz. pada perkembangan selanjutnya, radio komunikasi berkembang menjadi dua arah dengan ‘frequency modulated ’(FM). Tahun 1940, Galvin Manufactory Corporation (sekarang Motorola)mengembangkan portable Handie-talkie SCR536, yang berarti sebuah alat komunikasi di medan perang saat perang dunia II. Masa ini merupakan generasi 0 ponsel atau 0-G, dimana ponsel mulai diperkenalkan.
.jpg)
Setelah mengeluarkan SCR536,kemudian pada tahun 1943 Galvin Manufactory Corporation mengeluarkan kembali partable FM radio dua arah pertama yang diberi nama SCR300 dengan model backpack untuk tentara U.S. Alat ini memiliki berat sekitar 35 pon dan dapat bekerja secara efektif dalam jarak operasi 10 sampai 20 mil.
Sistem ponsel 0-G masih menggunakan sebuah sistem radio VHF untuk menghubungkan
telepon secara langsung pada PSTN landline. Kelemahan sistem ini
adalah masalah pada jaringan kongesti yang kemudian memunculkan usaha-usaha
untuk mengganti sistem ini.
Generasi 0 diakhiri dengan penemuan konsep modern oleh insinyur-insinyur dari
Bell Labs pada tahun 1947. Mereka menemukan konsep penggunaan telepon hexagonal
sebagai dasar ponsel. Namun, konsep ini baru dikembangkan pada 1960-an.
Generasi I
Ponsel generasi pertama disebut juga 1G. 1-G merupakan
ponsel pertama yang sebenarnya. Tahun 1973, Martin Cooper dari Motorola Corp
menemukan ponsel pertama dan diperkenalkan kepada public pada 3 April 1973.
Ponsel yang ditemukan oleh Cooper memiliki berat 30 ons atau sekitar 800 gram.
Penemuan inilah yang telah merubah dunia selamanya. Teknologi yang digunakan
1-G masih bersifat analog dan dikenal dengan istilah AMPS. AMPS menggunakan
frekuensi antara 825 Mhz- 894 Mhz dan dioperasikan pada Band 800 Mhz. Karena
bersifat analog, maka sistem yang digunakan masih bersifat regional. Salah satu
kekurangan generasi 1-G adalah karena ukurannya yang terlalu besar untuk
dipegang oleh tangan. Ukuran yang besar ini dikarenakan keperluan tenaga dan
performa baterai yang kurang baik. Selain itu generasi 1-G masih memiliki
masalah dengan mobilitas pengguna. Pada saat melakukan panggilan, mobilitas
pengguna terbatas pada jangkauan area telepon seluler.
Generasi II
Generasi kedua atau 2-G muncul pada sekitar tahun 1990-an.
2G di Amerika sudah menggunakan teknologi CDMA, sedangkan di Eropa menggunakan
teknologi GSM. GSM menggunakan frekuensi standar 900 Mhz dan frekuensi 1800
Mhz. Dengan frekuensi tersebut, GSM memiliki kapasitas pelanggan yang lebih
besar. Pada generasi 2G sinyal analog sudah diganti dengan sinyal digital.
Penggunaan sinyal digital memperlengkapi ponsel dengan pesan suara, panggilan
tunggu, dan SMS. Ponsel pada generasi ini juga memiliki ukuran yang lebih kecil
dan lebih ringan karena penggunaan teknologi chip digital. Ukuran yang lebih
kecil juga dikarenakan kebutuhan tenaga baterai yang lebih kecil. Keunggulan
dari generasi 2G adalah ukuran dan berat yang lebih kecil serta sinyal radio
yang lebih rendah, sehingga mengurangi efek radiasi yang membahayakan pengguna.
Generasi III
Generasi ini disebut juga 3G yang memungkinkan operator
jaringan untuk memberi pengguna mereka jangkauan yang lebih luas, termasuk
internet sebaik video call berteknologi tinggi. Dalam 3G
terdapat 3 standar untuk dunia telekomunikasi yaitu Enhance Datarates for GSM
Evolution (EDGE), Wideband-CDMA, dan CDMA 2000. Kelemahan dari generasi 3G ini
adalah biaya yang relater lebih tinggi, dan kurangnya cakupan jaringan karena
masih barunya teknologi ini.
Generasi IV
And noooww, about our generation dan tinggalkan masa lalu!!!
Generasi ini disebut juga Fourt Generation (4G). 4G
merupakan sistem ponsel yang menawarkan pendekatan baru dan solusi infrstruktur
yang mengintegrasikan teknologi wireless yang telah ada termasuk wireless
broadband (WiBro), 802.16e, CDMA, wireless LAN, Bluetooth, dlll. sistem 4G
berdasarkan heterogenitas jaringan IP yang memungkinkan pengguna untuk
menggunakan beragam sistem kapan saja dan dimana saja. 4G juga memberikan
penggunanya kecepatan tinggi, volume tinggi, kualitas baik, jangkauan global,
dan fleksibilitas utnuk menjelajahi berbagai teknologi berbeda. Terakhir,4G
memberikan pelayanan pengiriman data cepat untuk mengakomodasi berbagai
aplikasi multimedia seperti, video conferencing, game on-line, dan lainnya.
Jujur, kita pasti tidak terlalu mengenal evolusi dari ponsel
yang sekarang kita kenal. Apa yang paling berubah? Yang paling mudah terlihat
tentu saja perubahan fisik, yaitu semakin mengecil ukuran handphone. Dari berat
800 gram, hingga sekarang hanya 70 gram bahkan kurang dari itu.
Lalu perubahan tentu saja terjadi dalm hal berbagai fitur yang ditambahkan untuk menjamin kemudahan pengguna dalam memakainya. Hingga transformasi
handphone menjadi sekarang yang kita kenal. Perlombaan smartphone sungguh
menjadi pertarungan seru antara 4 perusahaan raksasa, Nokia, Blackberry, Apple,
dan tentu saja Samsung.
Nokia menawarkan Lumia, dengan basis OS Windows 8 hingga
memudahkan anda yang sudah terlalu familiar dengan sahabat satu lagi di hidup
kita yaitu komputer (saya menyebut Lumia adalah komputer yang dikecilkan). Produk unggulan ini (boleh saya katakan) adalah Nokia Lumia 920.
Untuk Blackberry yang baru saja mengeluarkan Z10 dengan OS bernama Blackberry 10 dengan jaminan kemudahan disana sini hingga jargon
blackberry yang kita kenal “sudah lepas baterai hari ini?” dijamin akan hilang.
lalu rising star baru yaitu Samsung. Familiar dengan drama korea? Jika kita
melihat drama ini, tidak dipungkiri kesan pertama pasti “ngiklan banget!”. Yap,
Samsung berasal dari Korea Selatan dan salah satu cara promosi
(dan ternyata sangat ampuh) adalah dengan iklan terselubung di
berbagai drama korea yang kini menjamur di seluruh dunia. Tidak heran penjualan
Samsung sudah bisa mengungguli ketiga lawannya sebagai smartphone paling laris
di dunia. Baru-baru ini dikeluarkan Samsung S III dan akan segera menyusul Samsung S IV. Ponsel ini sedang sangat dipromosikan terselubung hampir di semua drama korea saat ini dengan memperkenalkan fitur keunggulannya. Fitur SmartStay, yaitu tekhnologi yang dapat mendeteksi pandangan mata penggunanya. Jadi ketika anda ngantuk, jangan khawatir, ponsel ini akan meredup dengan otomatis. Lalu tentu fitur S Voice yang tetap dipertahankan. Anda dapat menelepon orang, alarm, hingga mengoperasikan organizer, web, email, bahkan menanyakan cuaca hanya dengan perintah suara, lalu ponsel ini akan langsung bekerja. Bahkan di salah satu drama korea, ponsel ini dapat digunakan untuk mengaktifkan sensor yang ada pada mobil anda. Kecepatan mentransfer data dengan Wi Fi direct juga digadang bisa menembus 300Mbps. Kamera 8 Mega Pixel dalam mengambil 20 jepretan foto dalam waktu singkat, serta berbagai keunggulan lainnya.
dan tentu saja, rival abadi Samsung, IPhone 5, dengan fitur yang lebih disempurnakan dari IPhone 4, seperti kamera 8 Mega Pixel yang dapat mengambil gambar 40% lebih cepat, baterai yang tahan hingga 225 jam standby atau 8 jam jika full digunakan.
Demikian review 'singkat' tentang evolusi ponsel hingga saat ini. Sengaja mereview sedikit mengenai 4 smartphone ter-anyar saat ini, sekedar memberi pacuan semangat untuk bisa memiliki satu atau empat diantaranya :)


.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)

.jpg)
.jpg)